Motret.id, Bangka Selatan – “Terima kasih ya MBG, sekarang aku tidak ketakutan lapar lagi kalau tidak ada uang jajan.”

Kalimat jujur itu ditulis tangan kecil Raysa, siswi SD Negeri 8 Kecamatan Simpang Rimba Bangka Selatan. Sederhana, namun menampar kesadaran kita semua.

Bagi sebagian orang, makan adalah rutinitas. Namun bagi anak-anak desa seperti Raysa, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah penyelamat—jaminan agar mereka bisa belajar tanpa perut kosong.

Baca Berita Lainnya  Masyarakat Dua Desa di Simpang Rimba Pertanyakan Rekrutmen PT BSSP

Senin, 2 Februari 2026, menjadi hari bersejarah bagi Kecamatan Simpang Rimba. Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) resmi beroperasi di Desa Permis, menandai SPPG pertama yang melayani wilayah tersebut.

Sejak hari pertama, dampaknya langsung terasa. Wajah ceria mewarnai jam istirahat sekolah. Testimoni polos para siswa terdengar serempak, “Masakannya enak sekali!”

Meski baru beroperasi, skala layanan SPPG ini tidak main-main. Kepala SPPG, Piranti, menyebutkan bahwa pada hari perdana telah didistribusikan 1.150 porsi makanan bergizi.

Baca Berita Lainnya  Pemkab Basel Ajak DPRD Basel Bersinergi dan Berkolaborasi Untuk Pembangunan Basel