Motret.id, SIMPANG RIMBA – Warga Desa Gudang dan Bangka Kota, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, mempertanyakan kebijakan PT Bumi Sawit Sukses Pratama (BSSP) yang dinilai tidak memberikan kesempatan kerja bagi warga setempat. Padahal, lahan operasional perusahaan tersebut sebagian besar berada di wilayah Bangka Kota.

Menurut keterangan warga, perusahaan yang telah beroperasi lebih dari sepuluh tahun itu justru lebih banyak merekrut tenaga kerja dari luar daerah. Anto, salah satu warga Bangka Kota, mengungkapkan bahwa selama lima tahun terakhir, warga lokal sulit diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Baca Berita Lainnya  Pelayaran Lintasan Keperintisan rute Sadai–Tanjung Gading Diresmikan Bupati Bangka Selatan

“Sudah banyak pemuda kami yang melamar, tapi tidak satu pun yang diterima. Padahal perusahaan ini cari makan di desa kami,” ujar Anto kepada Tim Journalis Babel Bergerak, Senin (21/4/2025).

Berdasarkan penelusuran di lapangan, sejumlah pemuda dari Bangka Kota telah beberapa kali mengajukan lamaran, baik di kebun maupun pabrik CPO milik PT BSSP, namun belum ada yang diterima. Beberapa nama di antaranya adalah Edi Susanto, Bertania Sapitri, Aryanti, Debi Sentia, dan Selli Andani, yang memiliki latar belakang pendidikan dari SMA hingga sarjana.

Baca Berita Lainnya  Kejurprov Babel 2025: Bangka Selatan Tampilkan Dominasi di Cabang Panahan

Menanggapi hal tersebut, Manajer Pabrik PT BSSP, David, membantah tudingan tersebut. Ia menjelaskan bahwa perusahaan hanya merekrut sesuai kebutuhan dan proses seleksi dilakukan secara terbuka.