Motret.id,Toboali – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Bappelitbangda menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Penguatan Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional Batu Betumpang dalam rangkaian kegiatan Ekspedisi Patriot 2025, Selasa (25/11/2025). FGD ini melibatkan Tim Output A dan B IPB University yang melakukan penelitian serta penyusunan rekomendasi pengembangan kawasan, identifikasi komoditas unggulan, hingga strategi penguatan potensi ekonomi lokal di wilayah transmigrasi.

Baca Berita Lainnya  Bangka Selatan Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023

Tiga agenda utama dibahas dalam FGD tersebut, yakni evaluasi dan rekomendasi kebijakan pengembangan kawasan, identifikasi komoditas unggulan beserta desain pengembangan lanjutan, serta perumusan model kolaborasi kelembagaan ekonomi kawasan transmigrasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memetakan potensi serta merumuskan arah pembangunan berbasis data dan riset lapangan.

Asisten Administrasi Umum, Gatot Wibowo, S.Hut., M.Si., membuka FGD secara resmi dan menyampaikan apresiasi kepada para akademisi dari IPB University dan Universitas Indonesia yang turut berperan dalam Ekspedisi Patriot 2025. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat untuk memperkuat pengembangan kawasan transmigrasi melalui riset ilmiah.

Baca Berita Lainnya  Hadirkan Layanan UMKM On Google Maps, Diskominfo Basel Harap Jangkauan Informasi Produk Makin Meluas