2 dari 2 halaman

“Artinya dengan sarpras (Saran prasarana_red) yang ada kita siapkan untuk melakukan upaya penanganan pada saat terjadi kondisi kebakaran. Himbauan sudah kita lakukan baik secara offline maupun medsos termasuk himbauan secara tertulis sudah kita lakukan kepada seluruh pihak agar menjaga kondisi untuk tidak memicu terjadinya kebakaran hutan,” jelasnya

Kesiapan personel, dikatakan Kasat gagah ini, Damkar Bangka Selatan mempersiapkan dua regu jaga yang selalu standby di pos Damkar Bangka Selatan.

Baca Berita Lainnya  Lestarikan Budaya Lokal, Wabup Debby Buka Ajang Permainan Tradisional

“Secara rutin tidak ada perubahan hanya kita tingkatkan saja dengan kondisi yang sangat minim ini. Kita setiap hari melakukan dua kali sip tugas jaga, satu sip ada 12 orang untuk 12 jam dan setiap hari kita lakukan upaya standby di kantor,” imbuhnya.

Adapun di tahun ini, kata Gatot Wibowo kepada wartawan mengatakan sudah belasan kali terjadi kebakaran hutan. Daerah rawan pun telah di petakan setidaknya terdapat 3 wilayah di Bangka Selatan yang rawan terjadi kebakaran.

Baca Berita Lainnya  Dishub Basel Terima Batuan Bus Sekolah dari Kementerian Perhubungan RI

“Tahun 2024 sudah terjadi belasan karhutla, memang tidak kita ekspose secara luas. Ada tiga kecamatan yang rawan terjadi karhutla dan sudah kita mitigasi, yang pertama Toboali, Air Gegas, Payung,” pungkasnya