Kabarnya Proyek Alkes RSUD Bangka Tengah Ada Janji Fee 15-25 Persen
Kelemahan e katalog ini, kata narasumber Jobber, pihak penggna anggaran terkadang tidak taat atuuran yang menyebutkan bahwa pemenang adalah yang menawarkan harga terendah.
“Ini kadang tidak berlaku Bang. Yang menang pasti yang berani nego komitmen fee. Hanya saja, main mereka ini halus Bang,” tandasnya.
Tahun Anggaran 2025 ini RSUD Drs H Abu Hanifah Pemkab Bangka Tengah mendapatkan cukup banyak proyek pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan, diantaranya Beda dan perangkat, Treadmil Test System, Infrared, Jarum Suntik, Stik Cek Kolestrol dan Gula Darah, Alat Uji Limbah, obat-obatan, Alat Kedokteran, Alat Lab dan lainnya.
Hingga Kamis (10/4/2025) proses pengadaan Alkes di RSUD Bangka Tengah ini tidak transparan.
Kondisi inilah yang menimbulkan kecurigaan para vendor alat–alat kesehatan yang beroperasi di Bangka Belitung.
Untuk mendapatkan perimbangan dari informasi yang diterima in, Tim Jobber mencoba mengkonfrmasi kepada PPK RSUD Bateng Romadon.
Namun, konfirmasi yang dikirmkan lewat pesan WA pada Rabu (9/4/2025) sekitar pukul 22.13 WIB, hingga berita ini dinaikan, PPK RSUD Bateng Romadona belum merespon positif. (JB)








Tinggalkan Balasan