motret.id, Bangka Selatan – Wakil Ketua DPRD Bangka Selatan, Rusi Sartono, menghadirkan Ketua Yayasan PERTIBA Pangkalpinang, Adi Suputra, S.T., M.Kom., dalam kegiatan sosialisasi program pendidikan unggulan bertajuk “Bayar 10 Juta Jadi Sarjana” pada Jumat malam (25/4/2025). Acara ini digelar di kediaman pribadi Rusi Sartono di Desa Air Gegas dan dihadiri oleh para pelajar, orang tua, serta tokoh masyarakat setempat.

Program “Bayar 10 Juta Jadi Sarjana” merupakan inisiatif dari Yayasan PERTIBA yang bertujuan memberikan akses pendidikan tinggi yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bangka Selatan. Dengan hanya membayar Rp10 juta, calon mahasiswa dapat menempuh pendidikan sarjana di Universitas PERTIBA tanpa biaya tambahan hingga lulus.

Baca Berita Lainnya  Wabup Debby: Bakti Sosial dan Donor Darah Bukti Nyata Kepedulian, Bangka Selatan Bergerak dengan Semangat Gotong Royong

Ketua Yayasan PERTIBA, Adi Suputra, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pelajar daerah yang memiliki keterbatasan ekonomi. “Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan biaya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Bangka Selatan untuk meraih gelar sarjana,” ujar Adi dalam sambutannya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan antusiasme yang ditunjukkan masyarakat Air Gegas. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan tingginya semangat dan harapan masyarakat terhadap akses pendidikan yang lebih baik.

Baca Berita Lainnya  Pemkab Bangka Selatan Terus Berinovasi Bangun Daerah

Rusi Sartono menyambut baik inisiatif ini dan memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan PERTIBA. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. “Saya harap anak-anak di Bangka Selatan tidak pernah menyerah mengejar cita-cita, karena pendidikan adalah jalan untuk memutus rantai kemiskinan,” tuturnya.

Rusi juga menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak baik. Ia berharap program seperti ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan generasi unggul dan berdaya saing.