Motret.id, Pangkalpinang — tengah sorotan terhadap tata kelola pertambangan di Bangka Belitung, Instruktur Tambang (IT) wilayah tersebut menegaskan bahwa tugas utama mereka hanya sebatas pengawasan keselamatan kerja dan lingkungan hidup.

 

Hal ini disampaikan oleh Anwar, salah satu Instruktur Tambang, dalam wawancara bersama tim Jurnalis Babel Bergerak (Jobber) pada Rabu (7/5/2025) di kantor IT, Jl. A Yani, Pangkalpinang.

Baca Berita Lainnya  Aik Bakung Dan Gule Kabung Berkolaborasi di Desa Bukit Terep

“Kami hanya melihat dari sisi keselamatan. Apakah pekerja sudah dilindungi secara layak atau belum, itu yang kami pantau. Untuk urusan bisnis, penjualan, maupun legalitas tambang, itu bukan wewenang kami,” ujar Anwar.