2 dari 2 halaman

Hal diatas dialami oleh (BLK) saat di jumpai oleh jejaring media ini di salah satu kedai kopi air itam pada hari selasa malam, BLK menjelaskan bahwa sampai hari ini saya tidak pernah di konfirmasih atau pun diwawancara seperti yang tertuliskan di media tersebut.

” Saya juga kaget begitu membaca berita dari media SKT ini tiba-tiba ada photo saya dan ada statmen saya berbicara seperti itu , padahal saya tak pernah di konfirmasih atau di wawancara , dan anehnya lagi oknum wartawan (WW) tersebut didalam pemberitaannya menjelaskan dan menirukan perkataan saya, kan aneh dan janggal menurut saya sebagai orang awam ini,” beber BLK

Baca Berita Lainnya  Dua Pj Kades Baru Dilantik, Wabup Debby Dorong Pelayanan Publik yang Lebih Responsif

Tambahnya lagi ia pun (BLK-red) tidak bisa menerima jika dia di sebut-sebut sebagai preman yang mengatas namakan masyarakat yang tertulis dalam pemberitaan media SKT dan ia pun meminta pihak Redaksi dari pada Media SKT tersebut untuk mengklarifikasi dan memberikan hak jawab kepada dirinya

” Saya tidak terimah jika saya di sebut-sebut sebagai Preman Tambang , gegara tulisan berita tersebut keluarga saya menjadi malu , ini sudah jelas-jelas memfitnah saya dan mencoreng nama baik saya dan keluarga saya , pokoknya saya meminta kepada pihak media agar bisa mengklarifikasi dan memberikan hak jawab saya  agar bisa dimuat ,serta membuat permohonan maaf kepada kami (keluarga BLK-red) di media SKT jika tidak maka kami akan mengambil langka ke dewan Pers ,” Tegasnya.  ( sumber : PWRI)

Baca Berita Lainnya  Wakil Bupati Bangka Selatan Resmi Buka Acara Event Habang Creative Week