KSOP Pangkalbalam Tidak Perduli Jalur Lalulintas Kapal Terganggu di Laut Sampur
Mengapa pihak KSOP Kelas IV Pangkalbalam tidak menertibkan keberadaan PIP yang mengganggu jalur lalulintas laut tersebut?
Informasi yang dihimpun Tim Media ini, bahwa lokasi penambangan yang digasak lebih dari seratus PIP tersebut telah mengganggu jalur kapal .
“Kami lihat kapal penumpang maupun kapal barang, melewati jalur itu. Mereka terpaksa memperlambat saat melewati ponton-ponton itu Bang,” ujar Mui, warga yang diitemui media ini Pantai Sampur, Kamis (15/5/2025).
Persoalan gangguan lalulintas kapal ini mestinya menjadi perhatian serus dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam.
Pasalnya, tugas KSOP Kelas IV Pangkalbalam bertanggung jawab atas pengaturan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan, termasuk lalu lintas kapal di perairan pelabuhan dan alur pelayaran di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk jalur lalu lintas laut di Perairan Sampur dan sekitar.
Informasi yang dihimpun media ini, saat ini ada 6 CV yang memiliki SPK PT Timah Tbk di Laut Sampur.
Setiap CV mendapatkan qouta 20 – 35 PIP.
Menariknya, menurut sumber media ini CV yang didanai oleh Bos Timah Ataw, seharusnya qouta PIP hanya 35 unit, tetapi yang bekerja lebih dari 70 unit PIP.
Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama, namun tidak ada pihak-pihak terkait dan aparat penegak hukum yang berani melakukan penertiban terhadap PIP yang illegal tersebut.
Selain telah mengganggu jalur laut kapal penumpang dan barang, puluhan PIP yang beroperasi di Pantai Sampur dan sekitar tersebut beroperasi secara illegal.
“Maklum sekarang ngasil (menghasilkan) Bang,” tukas Mui.
Bahkan tak jarang warga sekitar melihat hingga malam hari PIP masih melakukan penambangan di lokasi Perairan Pantai Sampur tersebut. Padahal jelas, hal ini telah melanggar SOP.
Tim media ini mencoba menkonfirmasi kepada Ataw yang disebut-sebut memiliki PIP paling banyak beroperasi di Pantai Sampur dan sekitar.
Namun konfrmasi yang dikirimkan melalui WA pribadi Ataw pada Sabtu (17/5/2025) pukul 06.38 WIB, hingga berita ini dinaikkan belum mendapat respon.
Humas PT Timah Tbk yang sempat dikonfirmasi Tim Jobber pada Minggu (18/5/2025) sekitar pukul 11.30 WIB, hingga berita ini dinaikkan juga belum merespon.( TJB)








Tinggalkan Balasan