Program Kurban ASN dan Honorer Dianggap Beban, Pemda Beri Penjelasan
Menanggapi keluhan ASN yang merasa tertekan, Dori menyatakan bahwa partisipasi bersifat sukarela.
“Setiap manusia itu pada dasarnya pelit, itu manusiawi. Tapi ini bukan kewajiban, hanya bentuk kepedulian. Jika ada keberatan, mari cari solusi bersama,” ujarnya.
Dori juga berharap media turut menyoroti sisi positif dari program ini sebagai upaya membantu masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, secara lisan mendukung program tersebut dan berharap hasil kurban benar-benar sampai ke daerah-daerah yang membutuhkan.
Pemda menegaskan bahwa partisipasi dalam program kurban ini tidak bersifat wajib. Tujuan utama adalah menumbuhkan semangat kebersamaan dan berbagi.
“Tidak ada unsur paksaan,” tutup Dori.
(T, JB)








Tinggalkan Balasan