Operasi Malam Hari, Tambang Ilegal Kuasai Tanah Hongkong Sungailiat Bangka
“Kami setor Rp1,5 juta per minggu ke anggota TNI di kompi dan Korem. Untuk kompensasi awak media, kami tambah Rp200 ribu,” ungkapnya.
Sumber itu bahkan menyebutkan inisial oknum yang diduga terlibat, yakni IN dari satuan kompi dan Able dari Korem. Namun, kebenaran informasi ini belum dapat dipastikan karena hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak aparat keamanan.
Penambangan ilegal di Tanah Hongkong Sungailiat ini dikhawatirkan akan memperparah kerusakan lingkungan dan merusak fasilitas umum, mengingat lokasinya yang berdekatan dengan perumahan warga.
Pihak terkait, baik dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, diharapkan segera bertindak tegas untuk menghentikan aktivitas ilegal ini demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun kepolisian terkait dugaan keterlibatan oknum dalam aktivitas tambang timah ilegal ini.( T. JB)








Tinggalkan Balasan